Yang kurasakan selarang adalah, ada yg mengganjal di hatiku, Padahal aku seneng-seneng saja plang sendiri, bisa pake headset denger musik. Berdiri. Atau duduk namun kok malam ini seperti ada gak rela gitu. Jadi habis share pesat ustadzah soal bagaimana anak sulung kami memecahkan masalah rasa bersalahnya karena menjatuhkan laptop, intinya kamu terharu dengan apa dan tindakan yang dilakukan anak kami. Dan dia pengen bareng pulang naek kereta, ya tiap hari memang perjalanan kami dengan kereta.. bolak balik jakarta lintas kota lintas provinsi. Aku dan istriku bekerja. Ya dia bilang d chat WA ingin plang bareng, mungkin karena suasana haru. Tapi dia ada meeting, infonya paling sebentar lagi selesai, jam sudah menunjukan pkl. 8 malam lewat. Dan mengabarkan paling sebentar lagi selesai, dan dia akan langsung ke tebet dari kuningan jakarta. Namun begitu jam 9, akupun baru sampai di parkiran stasiun, dia chat meminta maaf, lanjut meeting, pindah tempat. Itu sudah jam 9,...